arien's posts with tag: doa
Kiriman dari seorang teman. Mungkin rerun, tapi pengingat yang bagus. Semoga bermanfaat.
*** Connecting to Heaven & Earth Messenger Sign in...
TUHAN : Kamu memanggilKu ?
AKU : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk .
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.
AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.. Di era Internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi misalnya.
AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.
AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah Hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU : Tapi bagaimana mungkin Kita tidak khawatir jika Ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
AKU : Tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, Tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
AKU : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.
AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
AKU : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah...
TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan.. Hati memberimu arah.
AKU : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.
AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan. Selalu hitung yang harus kamu syukuri, jangan hitung apa yang tidak kamu peroleh.
AKU : Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Jika mereka bahagia, tidak Ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?"
AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU : Pertanyaan terakhir, Tuhan. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak Ada DOA yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU : Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
 | tindihen | May 27, '08 6:17 AM for everyone |
mata berkejap di batas tidur dan mimpi masih malam, masih gelap begini.. aku merasa kedinginan, menggigil tertindih, merinding ngeri tubuh kaku tak bisa bergerak samasekali kuberusaha luruskan kaki, kucoba mengangkat tanganku ini, tidak berhasil, berkali-kali.. kubaca doa dalam hati tersadar diri, sepi.. lalu ketakutan sendiri.. seperti tidak sendiri, seperti ada yang menemani berbisik halus di telinga kiri menyebut Yang Maha Tinggi seakan memanggil untuk sujud suci tak lama entah apa, entah bagaimana, seperti ada yang melepaskan diri membebaskan diri… syukurlah, aku bisa bergerak lagi kulirik ponsel, jam 3 pagi sudah bolak balik mengalami, namun selalu bertanya apa itu tadi? aku ingat.. tindihen, itu kata bapak ibu dulu sekali.. sholat malam, ayo diniati mungkin tadi.. panggilan yang tidak kusadari, tidak kumengerti kubersembah pada Ilahi membaca ayat kursi hingga tertidur lagi… alhamdulillah… aku bangun pagi, dengan karunia-Nya, masih diberi kesempatan untuk hidup hari ini.
5.14am.. aku kebangun karena handphone-ku bunyi. siapa yang telepon jam segini. suka parno kalo nerima telepon di jam-jam yang kurang lazim buat telepon, suka khawatir bahwa setelah sapaan pertama, berikutnya yang aku denger adalah berita buruk. “halo..” jawabku, masih dengan suara ngantuk. “halo arien, lo masih tidur ya?” kata suara cewe dari sana. ah rupanya dia, teman kantorku. “iya baru bangun, kenapa” jawabku. “maaf ya, gw ganggu..gw ga tau harus telepon siapa lagi..” tiba-tiba suaranya terisak. tuh kan, ada apa niy, aku langsung deg-degan.. “lo kenapa?” “gw takut, dari jam 2 gw ga bisa tidur. terus gw sholat subuh, gw berhenti di tahiyat akhir. gw ga bisa nyelesein, lupa bacaannya. 10 menit gw diem, ampe akhirnya gw musti batalin sholat gw..gw takut banget, huhuhu..” katanya di tengah tangisnya. “lo jadi takut ada apa-apa yaa, lo ga tenang, jadi kaya blank, padahal lo tau kalimatnya. kalo dah inget depannya biasanya langsung ngalir..” kataku berusaha menenangkan. “boleh bacain buat gw, biar gw inget..”katanya lagi.. akhirnya kita berdua barengan ngucapin kalimat tahiyat akhir. pas di bagian yang dia lupa, dia bilang “astagfirullah..kok gw bisa lupa ya..” “makasih ya, rien.. maaf ya gw bangunin elo, abis gw takut kenapa-kenapa, soalnya nyokap gw lagi di perjalanan..” katanya lagi. “ngga papa, kalo lo ga nelpon, mungkin gw ga kebangun. bablas ga sholat subuh deh, makasih juga ya. lo yang tenang ya, bismillah..” kataku. abis itu aku langsung ambil wudhu dan sholat subuh, pelan-pelan baca doanya. pagi ini kaya diingetin, kadang kita ngeremehin, karena udah biasa, jadi kurang menghayati kalimat-kalimat-Nya, lupa ama pesan-pesan-Nya. astagfirullah. semoga sholat-sholat selanjutnya bisa makin kushyu ya, amin..
Bismillahirah’ma nirrahim.. Ya Allah.. Maafkan hamba-Mu ini yang seringkali lupa pada Sang Pencipta, datang hanya di kala susah dan sedih terasa, di saat diri ini tidak tahu harus bagaimana dan kemana. Semua jawaban seperti ditelan berjuta pertanyaan, dan keyakinan diserap berbagai kegamangan. Aku tersesat. Ya Allah.. Aku mohon maaf untuk semua dosa, ingkar, lalai, dan jahat yang diperbuat. Untuk semua ketidaksabaran, sirik, dendam, dan amarah, untuk semua kesombongan dan ketidakpedulian di jiwa. Aku bukanlah apa-apa tanpa-Mu. Ya Allah, Terimakasih tak terhingga untuk semua yang aku terima. Aku sadari bahwa semua terjadi atas kehendak-Mu, yang baik yang buruk, yang pahit yang manis, menurut ukuran manusia, bahkan setiap hembusan nafas dan kedipan mata ini, semua atas ridho-Mu. Jadikanlah aku ciptaan-Mu yang tak lupa untuk selalu bersyukur atas semua berkat-Mu, dan mampu mengambil hikmah dari setiap cobaan dari-Mu. Ya Allah.. Berilah penerangan dalam setiap langkah hidupku, tunjukkanlah jalan lurus yang harus kutuju, Mantapkanlah diri ini untuk memilih yang sesuai, yang layak, dan yang barokah. Tenangkanlah hati dan pikiran yang bergejolak agar tidak senantiasa goyah. Salurkanlah kekuatan dalam setiap ujian yang menghampiriku, Limpahkanlah rizki-Mu dan perlindungan-Mu untuk keluargaku, Kelak, perkenankanlah kami berada di pangkuan-Mu. Aku tidak ingin jauh dari-Mu, jagalah diriku setiap waktu, Ya Allah.. Amin, Ya Rabbi Allamin.. [..sebuah malam yang indah berbincang dengan-Mu, terimakasih Ya Allah..]
| |